NEHON, HEPHON KUPHON NUP YUMA TAN HEMON ABENONGA
'Saya, Engkau, dan
kita bersama membangun di wilayah ini'
#DamarMengajar #CeritaMengajar
-4.664571,
140.678573
4°39'52.5"S
140°40'42.9"E
| Bandara Distrik Okhika dalam bentuk Google Street View yang diabadikan oleh salah satu pilot perintis Dough Allrich (2013) |
Papua itu
mengagumkan di setiap lekuk wilayahnya. Salah satu nya adalah distrik Okhika.
Salah satu distrik muda hasil pemekaran di wilayah Kabupaten Pegunungan
Bintang, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Papua New Guinea.
Distrik yang
terletak di koordinat -4.664571, 140.678573 (4°39'52.5"S
140°40'42.9"E) ini dihuni oleh suku Ngalum yang merupakan penduduk asli
Okhika.
| Distrik Okhika nampak dalam citra satelit Google (April 2017) |
Lalu bagaimana
peradaban di distrik yang termasuk dalam daerah terdepan, terluar dan
tertinggal ini? Berikut adalah gambaran singkatnya.
Transportasi
Dengan demografi
pegunungan yang cukup ekstrim, transportasi darat belum mampu menjangkau daerah
ini karena memang belum ada sarana jalan yang memadai. Satu-satunya alat
transportasi yang dapat menjangkau wilayah ini adalah pesawat perintis yang
rata-rata berpangkalan di Bandar Udara Internasional Sentani.
Komunikasi
Bagi yang terbiasa
dengan sinyal selular jangan berharap banyak dapat berkomunikasi dengan mudah.
Ketiadaan BTS di daerah ini membuat komunikasi dengan telepon selular
konvensional mejadi mustahil. Telepon satelit menjadi sarana komunikasi solutif
disamping keberadaan radio SSB.
Meskipun terdengar
sederhana, keberadaan radio SSB ini sangat krusial untuk memandu penerbangan
perintis di setiap bandara distrik.
Ekomoni
Perekonomian warga
masih tergolong sangat sederhana. Beberapa kios berdiri di sekitar balai desa
dan pasar sederhana yang janya berupa tanah lapang di seberang balai desa. Hari
pasar setiap dua kali dalam satu minggu menjadi wadah transaksi masyarakat setempat.
Selain hasil bumi, terdapat juga beraneka komoditi yang didatangkan dari kota.
Hanya saja nominal transaksi nampak begitu tinggi akibat biaya pengiriman yang
juga mahal karena harus menggunakan jasa penerbangan yang tidak murah. Sebagai
salah satu contoh adalah harga minyak yang menyentuh angka Rp. 50.000 untuk
setiap liternnya. Harga yang cukup fantastis bukan?
| Membeli salah satu makanan olahan masyarakat di pasar. |
Kesehatan
Terdapat sebuah
puskesmas pembantu sebagai penunjang masalah kesehatan masyarakat. Hanya saja
fasilitas ini belum mampu bekerja maksimal akibat ketiadaan tenaga medis yang
siap sedia setiap saat. Hal yang perlu diapresiasi adalah kegiatan posyandu
yang sifatnya rutin diadakan setiap satu bulan sekali. Selain pencatatan data
kesehatan anak-anak balita, terdapat pula pembagian makanan bergizi bagi
anak-anak tersebut yang dikelola dengan baik oleh masyarakat setempat.
Air bersih dan listrik
Wilayah pegunungan
dengan sumber air bersih cukup melimpah dari mata air yang belum tercemar
polusi. Manajemen distribusi pengairan sederhana menggunakan selang cukup
membantu masyarakat setempat. Demikian pula keberadaan Pembangkit Listrik
Tenaga Surya yang cukup memadahi untuk mengaliri arus listrik satu kampung.
Fasilitas ini sesekali perlu mendapat perhatian dari sisi perawatan. Sayangnya
kesadaran maupun kompetensi sumber daya manusia di distrik ini belum masih
sangat perlu ditingkatkan. Contohnya adalah fasilitas PLTS dengan fitur canggih
dan berpanduan Bahasa Inggris. Di satu sisi keberadaannya sangat membantu, akan
tetapi karena keterbatasan kompetensi sehingga seringkali sumber daya manusia
lokal dari masyarakat setempat belum dapat memahami buku panduan yang
digunakan.
Pendidikan
Terdapat sekolah
negeri di distrik ini. Hanya saja masih berada pada jenjang SD dan SMP saja.
Selain itu terdapat pula sekolah alkitab yang di kelola oleh gereja setempat.
SD dan SMP ini dalam struktur sekolah satu atap dengan nama SD-SMP Satu atap
Bakonaip. Keterbatasan guru dan tenaga kependidikan menyebabkan proses belajar
mengajar di sekolah ini belum dapat berjalan maksimal. Kehadiran guru SM3T
selama 2 periode pengabdian cukup memberi kontribusi positif. Sayangnya program
ini bersifat jangka pendek sehingga masih diperlukan upaya yang lebih serius
untuk meningkatkan kualitas pendidikan di distrik ini.
| Belajar mengenal Alphabet bersama Guru SM3T, Fathoni Hari Bintara. |
*informasi dalam
teks ini direkam dalam medio tahun 2014-2015